Kamis, 25 Oktober 2012

T_T

Ya..... Oke, siap... Kebingungan sedang melanda nih. Semua pertanyaan ku tiada arti nya untuk mu, bukan? Aku diam bukan karena aku cuek, bukan karena aku tidak peduli, bukan karena aku bukan teman yg baik, bukan karena aku ingin menambah masalah, tapi...Jujur, kediaman itu memiliki sebuah arti yg tidak terfikirkan di benak mu. Kediaman ku ini kau salah arti kan. Bukan kah dari awal aku sudah selalu mencoba untuk peduli, bukti wujud kepedulian ku itu terlihat saat aku bingung dan menanyakan kesana kemari apa yg sebenarnya terjadi. Tak seorang pun bisa menjelaskan apa yg sebenarnya terjadi, termasuk kamu, pertanyaan ku hanyalah sampah bagimu, raut muka mu yg tidak enak dilihat adalah jawaban dari semua pertanyaan ku, bukan? Katakan kalau itu benar. Sungguh tidak sekali kejadian yg bisa diartikan dengan konflik antara kita semua ini terjadi sekali, sudah berulang-ulang kali konflik yg sebenarnya salah paham ini terjadi. Permasalahan? Ya. Permasalahan antara kita, berulang-ulang kali terjadi, berulang-ulang kali pun kita menyesali, berulang-ulang kali kita mencoba untuk tidak mengulangi nya, tapi... Kini? Kejadian buruk itu terjadi lagi. Kekompakan yg menjadi jembatan pertemanan kita kini sudah menjadi mimpi buruk. Mungkin salah satu faktor nya adalah kurang nya saling keterbukaan antara kita. Ya. Kau selalu saja menutup-nutupi apa yg sebenrnya terjadi dalam kehidupan pribadi mu. Apa arti aku disini? Kau bilang aku ini teman, bukan kah tugas ku sebagai tempat kau bercerita, bukan malah menjadi tempat penuangan amarah mu. Memang bisa saja itu terjadi, tapi sekali-kali bukan berulang kali. Kini aku hanya bisa mengambil sisi positif nya saja, aku senang permasalahan ini sering terjadi, itu menandakan kedewasaan dan kekompakan kita sedang diuji. Kini aku pun hanya bisa berharap, dengan adanya permasalahan yg tidak terjadi satu kali ini, bisa menjadi potensi untuk kita untuk melangkah ke dinamika persahabatan yg lebih baik dan berguna lagi. Aku tak ingin banyak bicara, hanya segini yg bisa ku tuangkan disini, aku harap kau mengerti, mungkin kau sedang tidak membutuhkan mu, biarlah waktu yg menjawab sampai kau sadar apa yg seharusnya kau lakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar